Bantul Siaga Satu Hadapi Liburan Tahun Baru 2018

Posted by Humas Polresbantuldiy on 01:30

Momentum liburan akhir tahun, Natal dan Tahun Baru 2018 sudah dimulai satu pekan terakhir. Diperkirakan liburan Tahun Baru nantinnya beberapa daerah wisata bakal dipadati pengunjung hingga 2 Januari 2018 mendatang. 

Sementara sejumlah jalur tujuan wisata di Bantul menjadi perhatian Pemkab Bantul. Bahkan Bupati Bantul, Drs Suharsono minta seluruh petugas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait  untuk siaga 1. 

Sementara jalur rawan kecelakaan seperti Jalan Imogiri - Dlingo serta dan Jalur Cino Mati perlu diwaspadai. Menyambut tahun baru Dinas Kebudayaan juga akan menggelar gebyar seni dan budaya akhir tahun 2017 di Depan Pasar Bantul. Pada 30 Desember digelar pentas wayang kulit dengan dalang Ki Seno Nugroho dan 31 Desember digelar Koes Plusan (Hoss Band).

Suharsono, Jumat (29/12/2017) mengatakan, selama libur akhir tahun ini Pemkab bersama Polres Bantul telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan rawan macet. Bahkan Polres Bantul sudah memastikan kesiapannya mendukung Pemkab menyiapkan musim liburan. Selain itu Pemkab Bantul sudah punya berbagai antisipasi. Termasuk sistem buka tutup arus lalulintas pada jalur rawan kemacetan. 

"Kita sudah koordinasi semua, saya instruksikan untuk siaga satu," jelasnya.

Sedang petugas kesehatan baik di seluruh puskesmas ataupun rumah sakit sudah siap memberikan layanan. Menurutnya kesiapan petugas kesehatan ini penting demi menjamin pelayanan prima kepada wisatawan yang masuk ke Bantul. "Semua sudah saya cek, setiap puskesmas harus siaga dan memang sudah siap," jelasnya.

Terpisah Kepala Dishub Bantul,  Aris Suharyanto Ssos MM mengatakan, pihaknya  sudah memasang sejumlah spanduk imbauan. Meski Polda dan Dinas Pariwisata DIY melarang bus naik ke Mangunan, tetapi pihaknya sebatas mengeluarkan imbauan saja. Karena shelter bus yang awalnya menggunakan terminal di Imogiri, hingga menjelang liburan kali ini belum bisa digunakan. Dishub menilai terminal tersebut belum layak digunakan.

"Selain itu, mobil angkutan yang dipakai mengantarkan wisatawan dari shelter juga belum sesuai standar," kata Aris. 

Aris mengatakan, selain jalur Imogiri-Mangunan, pihaknya juga mengantisipasi arus lalulintas melalui jalur Cinomati.  Jalur penghubung Pleret dan Dlingo itu rawan kecelakaan karena medan berkelok dan curam. Aris  sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Bantul untuk mengantisipasi kecelakaan di jalur tersebut.
"Banyak relawan di jalur itu yang siap," pungkas Aris. (Humas Polres Bantul)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 01:30

0 komentar:

CB