Pengamanan Giat Sarasehan Di Museum Taman Tino Sidin

Posted by Humas Polresbantuldiy on 08:06

Personil Polsek Kasihan mengamankan giat sarasehan di Museum Taman Tino Sidin Jl. Tino Sidin No. 297 Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan Bantul, Yogyakarta, Sabtu  /23 /12/2017, pukul 10.00 wib.

Musium Taman Tino sidin (Rumah Tetenger  & Galeri) diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI  Prof. Dr.Ir. Muhammad Nuh, DEA di Yogyakarta pada tanggal 4 Oktober 2014 dan sebagai Kepala Museum Taman Tino Sidin Ibu Titik.

Sarasehan dihadiri oleh Menteri Keuangan RI Ibu Sri Mulyani Indrawati, SE.MSc.Ph.D.,  Dosen ISI Yka Prof.Dr.M. Dwi Marianto,MFA. Ph.D., Seni Perupa bapak Heri Dono,  Miken Susanto  Kurator dari ISI Yka, Mantan Kapolda DIY Purn. Irjen Haka Atana,   Kapolsek Kasihan Kompol Supardi, Panit lantas Ipda Alfan Sukroni, Bhabinkamtibmas Ngestiharjo Brigadir Budi Sunaryo, SH., Dosen Isi Yogyakarta bapak Mikke Susanto, Para Seniman dan Ikaisyo se-DIY, Kominitas Jogja Museum Lover, Paralel Event Biennale Jogja XIV, IVAA dan Ruang Seni di Jogja, Komunitas Sketsa, Sanggar Bambu, Teman-teman Bangau Putih, Media Cetek dan Elektronik, dan tamu undangan jumlah sekira 200 orang.

Sebagai Narasumber antara lain Menteri Ke Uangan RI Ibu Sri Mulyani Indrawati, SE.MSc.Ph.D., Dosen ISI Yka Prof.Dr.M. Dwi Marianto,MFA. Ph.D., Seni Perupa bapak Heri Dono,  dan Miken Susanto  Kurator dari ISI Yka, dipandu dengan Moderator bapak Purwadmadi.

Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Sri Mulyani Indrawati mengatakan seni menggambar atau melukis itu membuat suasana batin atau perasaan lebih teduh dan rileks. Mantan Direktur Bank Dunia itu mengaku, membuat lukisan tidak terlalu sulit bila dibandingkan dengan mengurus keuangan negara yang membutuhkan konsentrasi penuh.

Kalau menggambar itu membuat kita rileks, membuat perasaan kita lebih teduh kalau mengurus keuangan negara harus konsentrasi gimana caranya agar bangsa dan negara dengan APBN berjalan dengan baik,” ujar Menkeu Sri Mulyani Indrawati, usai menjadi narasumber Sarasehan Seni tribute to Tino Sidin di Museum Tino Sidin Ngestiharjo Kasihan.

Saresehan 92 tahun Tino Sidin menginspirasi Indonesia mengambil tema 'Tino Sidin Semangat Cita-cita Relevansi Pendidikan dan Karakter Bangsa Masa Kini'. Sri Mulyani menyampaikan, sosok Tino Sidin adalah seorang tokoh yang selalu hadir untuk memberikan semangat bagi anak-anak bahwa menggambar itu mudah.

Tak hanya itu, ciri khas sang maestro yang selalu mengatakan 'bagus' atau 'kamu pasti bisa’ saat tampil di acara Gemar Menggambar di TVRI itu, memupuk rasa percaya diri pada anak-anak.

Kita selalu ingat kata-kata 'bagus', jadi kalimat dan kata-kata yang keluar dari pak Tino adalah menggambarkan mengenai nilai-nilai untuk menanamkan masa itu perasaan percaya diri, mudah untuk percaya diri atau tidak terhalangi oleh perasaannya sendiri. Biasanya kan manusia atau bangsa yang ingin maju itu halangan pertama bukan dari siapa siapa tapi dari dirinya sendiri. Bisa mengalahkan perasaannya sendiri untuk masuk ke pengalaman yang lain,” jelasnya.

Kegiatan Sarasehan Seni Tino Sidin selesai pukul 12.30 wib dengan pengamanan dari Polsek Kasihan terlaksana dengan aman dan kondusif. (Sihumas Polsek Kasihan)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 08:06

0 komentar:

CB