Aiptu Sukarso Menghadiri Pertemuan Pasikaton Cab Kretek Di Dusun Grogol VIII

Posted by Humas Polresbantuldiy on 10:50

Panit Intel Polsek Kretek Ipda Wiyono didampingi Bhabinkamtibmas desa Parangtritis Aiptu Sukarso menghadiri pertemuan Pasikaton dirumah Widadi dusun Grogol VIII Parangtritis Kretek, Bantul, Senin (15/1/2018) pukul 19.30 wib.

Kegiatan dihadiri oleh wakil Bupati Bantul KH. Abdul Halim Muslih, Pembina Pasikaton Kab. Bantul Sigit Grenjeng dan Fedelis Diponegoro, dukuh Grogol VIII Rugito dan 17 Korcam serta 40 orang anggota Pasikaton cabang Kretek.

Wakil Bupati Bantul KH. Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Pasikaton cabang Kretek atas terselenggaranya acara ini, untuk itu marilah kita bersama-sama berbuat kebaikan, saat ini yang namanya kebaikan itu semakin mahal, tantangan kita kedepan adalah mempererat kerukunan masyarakat yang ada di Bantul, teriring harapan semoga paksi katon bisa menjadi mitra Polri dan jalur mempererat antar warga masyarakat Bantul.

Sedangkan politik itu adalah sebagai alat dan tergantung siapa yang memakainya, bisa dijadikan alat kejahatan, maksiat. Apabila politik dipegang dengan teguh, baik dan benar serta dipergunakan sebagai mana mestinya maka negara ini pasti akan aman, damai dan kokoh.

Di Indonesia mengenal cara pemilihan eksekutif dan legislatif, hal itu bisa dipergunakan untuk berbuat kebaikan ataupun keburukan. Saya yakin Paksikaton mempunyai prinsip organisasi kebaikan bagaimana cara menghormati, menghargai orang lain, yang tentu saja ada ditubuh paksikaton. Ketika kita harus bergabung dengan parpol kita harus mempunyai keyakinan dan pemikiran masing-masing.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lahir pada tahun 1998 dari dunia pesantren, masyarakat yang selama ini tekun dalam agama dan mempunyai sifat nasionalis yang tidak perlu diragukan, lahir dan dikawal para ulama .Ada 5 kyai yang diberikan mandat untuk mendirikan PKB diantaranya : KH Ilyah Rukiyat, KH Abdul Rahman Wahid (Gus dur) KH Munasir Ali, KH Muhid Muhadi, dan KH Mustofa Bisri (Gus mus).

Masyarakat Bantul mempunyai kebudayaan yang luar biasa, seperti halnya pengajian, kumpulan, kenduri dan syukuran, itu menunjukan hubungan manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan Allah.

Semoga Paksi Katon bisa mengambil contoh yang baik seperti halnya budaya dan kebudayaan yang terjaga baik diwilayah Kabupaten Bantul ini.

Diakhir sambutannya KH. Abdul Halim Muslih berharap semoga kedepan kita tetap dalam koridor masyarakat yang baik yang bisa menjaga hubungan baik dengan Allah maupun terhadap sesama manusia, pungkasnya. (Sihumas Polsek Kretek)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 10:50

0 komentar:

CB