Tabrak Talud Selokan, Frida Sindu Handoko Meninggal Dunia

Posted by Humas Polresbantuldiy on 21:27

Warga Srandakan Bantul ditemukan meninggal dunia di selokan dusun Gondangan, Tirtomulyo, Kretek, Minggu, (21/1/2018) pukul 14.00 Wib. Korban adalah Frida Sindu Handoko (39) warga dusun Celan Rt 108, Trimurti, Srandakan, Bantul.

Menurut  keterangan salah satu keluarga korban, Agus Triatmanto (37) bahwa korban pada hari Sabtu malam 20 januari 2018 pergi meninggalkan rumah mengendarai sepeda motor Honda Beat AB 6791 XH berboncengan dengan Heri Cahyono (40) warga Ketanggungan Rt 08/12 Wirobrajan,Yogyakarta.

Lebih lanjut disampaikan oleh Agus Triatmanto bahwa sampai Minggu pagi 21/1/2018, korban belum pulang kerumah, sesaat kemudian mendengar kabar bahwa teman korban masuk rumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul karena mengalami kecelakaan.

Merasa ada kejanggalan karena korban tidak berada dirumah sakit, Agus Triatmanto bersama Supriyanto mengadakan pengecekan ke TKP. Benar adanya bahwa setelah dicek, korban ditemukan berada di selokan dusun Gondangan, Tirtomulyo, Kretek dalam keadaan meninggal dunia. Atas kejadian tersebut oleh warga sekitar diteruskan ke Polsek Kretek. Selanjutnya petugas Polsek Kretek bersama tim SAR Parangtritis segera mengevakuasi korban.

Menurut keterangan warga sekitar bahwa pada hari Minggu 21 Januari 2018 sekira pukul 02.30 wib, mendengar sesuatu yang mencurigakan, setelah diadakan pengecekan ternyata ada kecelakaan. Selanjutnya warga memberikan pertolongan dengan membawa korban kerumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul. Namun karena malam gelap, warga tidak menyangka jika korban kecelakaan tersebut dua orang.

Diperkirakan kecelakaan tersebut terjadi karena korban dalam hal ini pengendara sepeda motor Heri Cahyono tidak bisa mengendalikan sepeda motornya sehingga menabrak talud selokan yang menyebabkan kedua korban terpental dari sepeda motornya secara terpisah, korban Frida Sindu Handoko terpental ke selokan dan tenggelam sedangkan korban Heri terpental tidak jauh dari kendaraan.

Menurut keterangan tim medis dari Puskesmas Kretek serta Anafis Polres Bantul bahwa kurban sudah meninggal beberapa jam yang lalu disebabkan karena sewaktu kecelakaan dan terjatuh dikali dalam keadaan tidak berdaya, sehingga tidak dapat berdafas karena tenggelam. Dan tanda-tanda luka ditubuh korban disebabkan karena kecelakaan.

Kapolsek Kretek Kompol Leo Fasak mengatakan meskipun penyebab meninggalnya kurban diperkirakan karena kecelakaan lalu lintas dan tidak ditemukan kejanggalan, namun Polisi masih akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dari meninggalnya korban Frida Sindu Handoko.

Sedangkan korban Heri Cahyono (40) saat ini masih dirawat dirumah sakit PKU Muhammadiyah Bantul. Ia mengalami luka pada kepala, hidung dan telinga mengeluarkan darah serta lutut kanan kiri lecet. Saat ini kurban dalam keadaan sadar namun belum ingat apa yang sudah terjadi, pungkasnya. (Sihumas Polsek Kretek)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 21:27

0 komentar:

CB