Batu Tumpuk Di Sungai Kedung Watu Dusun Brongkol Argodadi Sedayu

Posted by Humas Polresbantuldiy on 12:57

Bhabinkamtibmas desa Argodadi Aiptu Baryadi mengamankan shooting pengambilan gambar batu tumpuk di lokasi sungai Kedung Watu dusun Brongkol Argodadi Sedayu oleh BT Yogyakarta Kompas TV, NET TV , Tribun Jogja.com dan TVRI Yogyakarta, Selasa, 6 Maret 2018 pukul 14.00 wib. Kegiatan dihadiri oleh Camat sedayu Drs. Fauzan, Lurah Argodadi, Dukuh Brongkol, dan.masyarakat sekitar.

Banyaknya wisatwan yang penasaran dan datang berkunjung ke sungai Kedung Watu tak disia-siakan camat Sedayu, Fauzan Mu'arifin. Ia mengaku akan berencana mulai menata dan mengembangkan kawasan sungai Kedung Watu menjadi destinasi Kampung Batu Tumpuk.

"Saya tidak mau berhenti disini, Sungai Kedung Watu sudah mulai dikunjungi dan banyak dikenal di media. Ke depan akan saya dorong lebih baik lagi. Setiap sudut jalan, lapangan dan depan rumah-rumah penduduk nanti akan ditumpuk batu. Menjadi Brongkol kampung batu tumpuk," ujar Camat Sedayu.

"Artinya batu tumpuk ini nantinya saya proyeksikan menjadi icon dari dusun Brongkol ini," imbuh dia.

Dikatakan pak Fauzan, pihaknya sangat mengapresiasi terobosan dan langkah kreatif yang dilakukan oleh pemuda Brongkol hingga menjadikan sungai Kedung Watu menjadi banyak pengunjung.

"Berawal dari iseng numpuk batu, sampai bisa jadi banyak wisatawan. Saya sangat mengapresiasi. Dulu sungai Kedung Watu itu hanya digunakan untuk mencuci dan melepas lelah saat istirahat bekerja, sekarang bisa diproyeksikan untuk wisata," terangnya.

Pak Fauzan sendiri berharap para pemuda terus konsisten dan meramaikan sungai Kedung Watu Brongkol menjadi destinasi wisata alam di kecamatan Sedayu.

Beberapa langkah ia akui sudah dipersiapkan untuk mewujudkan geliat pariwisata sungai Kedung Watu Brongkol.

"Pertama kami akan lakukan pemasangan papan petunjuk arah. Sehingga, Wisatwan nantinya mudah mencari lokasi sungai Kedung Watu ini. Kedua, penataan lahan parkir dipersiapkan untuk menampung kendaraan wisatawan yang berkunjung," terang dia.

Tidak ketinggalan, ia juga menyoroti akses jalan menuju sungai yang saat ini masih berupa pematang sawah. Menurutnya, akses jalan itu menjadi kunci penting, sehingga kedepan jalan menuju sungai akan dipercantik dengan penataan yang baik.

"Saya juga akan dorong yang punya produk atau tempat jualan bisa berjualan di tempat wisata ini," bebernya.

Lebih lanjut, pak Fauzan menginginkan pengembangan wisata sungai Kedung Watu ke arah edu-wisata atau wisata pendidikan. Mengingat, di sekitar sungai Kedung Watu merupakan lahan pertanian. (Sihumas Polsek Sedayu)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 12:57

0 komentar:

CB