Dialog Nasional 8 Di Sportorium UMY

Posted by Humas Polresbantuldiy on 09:38

Telah berlangsung giat dialog Nasional 8 di Sportorium UMY Jln. Brawijaya Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta 55183, Minggu, 11 Maret 2018 mulai pukul 09.30 Wib.

Dialog mengambil tema "Indonesia Maju" dihadiri oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D, Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi, Imam Masjid Istiqlal Jakarta Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si, Kabinda DIY Brigjen Pol Drs. Anang Suhardi, MH, Danrem 072 Pamungkas Kolonel Kav Muhammad Zamroni, S.I.P., Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Novyan Samyoga, MM, Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Arya Delano, S.E, M.Pd, Bupati Bantul Drs. H. Suharsono, Kapolres Bantul AKBP Sahat M Hasibuan SIK, MM, Ketua LPP Edukasi Ir. Gunawan Ciptadi, Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP, serta sekitar 4000 orang dari berbagai elemen masyarakat Yogyakarta meliputi Pelajar, Mahasiswa, Pramuka, serta Toga dan Tomas.

Kegiatan diawali dengan persembahan pentas tari "edan-edanan" dari Polres Kulon Progo yang melambangkan keberagaman dan keutuhan NKRI, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan-sambutan.

Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P dalam sambutanya menyampaikan atas nama seluruh akademika UMY mengucapkan ucapan terima kasih kepada Kapolri dan jajaran yang telah memberi kepercayaan menjadi tuan rumah, bahwa saat ini kita telah memasuki masa ekonomi Asean terbuka, untuk itu kita harus mempersiapkan pemuda sedini mungkin agar bisa bersaing dengan masyarakat dunia.

Dialog ini merupakan komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat untuk mempersiapkan generasi muda yang akan meneruskan tongkat estafet memajukan perekonomian dan mensejajarkan kita dengan bangsa lain, semoga dengan dialog ini akan memberikan rasa saling percaya dan niat bersama untuk menjaga keutuhan NKRI.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolri, Menteri Keuangan serta Imam Besar Masjid Istiqlal yang telah hadir dalam acara Dialog Nasional 8 ini. Bahwa jika kita ingin Indonesia maju maka harus disanggah oleh pilar demokrasi yang baik dan bersih, cendekiawan cerdas, budayawan bermartabat dan rohaniawan yang bertoleransi. Indonesia akan menjadi negara maju karena ditopang dengan daerah-daerah, dengan mayarakat daerah kita bangun Tri Sakti Proklamasi dengan kekuatan sendiri dan memperkokoh bangsa yang berbasis di daerah-daerah. Mutlak dari anyaman dan rajutan indonesia maju harus menjadi budaya proses dapat dilakukan melalui bidang kehidupan yang panjang.

Semoga kehadiran para hadirin menjadi semangat generasi muda dan akan mengukir Indonesia yang maju, serta kami mengapresiasi diselenggarakannya Dialog Nasional ini dengan harapan menjadi pemicu semangat dan menjadikan maju negaranya serta sejahtera rakyatnya.

Usai sambutan dilanjutkan dengan Dialog Nasional 8 dengan tema “Indonesia Maju“ yang menghadirkan pembicara Kapolri, Menteri Keuangan RI, Menteri Perhubungan RI dan Imam Besar Masjid Istiqlal.

Dalam dialognya, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D menyampaikan bahwa Menteri merupakan pembantu presiden, saya baik karena Presiden baik, selain itu juga didukung oleh seluruh jajaran bekerja yang bekerja dengan baik, termasuk 79.000 Kementrian Keuangan bekerja dengan baik.

Apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi merupakan langkah hebat, kemiskinan menurun, seluruh insfrstruktur mulai terbangun, dan hal ini merupakan suatu hasil kerja yang dikenal oleh dunia.

Reformasi Presiden Jokowi dimulai dari reformasi birokrasi, dan itu semua yang menjadi bahan bahwa APBN kita dikelola untuk kemajuan masyarakat. Kita mengelola keuangan negara, sama seperti mengukur kesehatan manusia, selalu dengan secara UU dapat menjadi instrumen untuk mensejahterakan rakyat.

Apabila kita membandingkan utang secara nominal, negara paling banyak hutang adalah Jepang, dan menurut UU Kita tidak boleh utang lebih dari 60 % bruto kita. Bagi mereka yang membuat hoax, dia cuma lihat satu sisi, tidak melihat seluruh ekonominya seluruh APBN nya. Sewaktu saya kembali ke Indonesia untuk membuat APBN kita sehat, waktu itu kita mengurangi belanja, sehingga defisitnya bisa turun.

Bahwa pembuat hoax hanya melihat utang nominal saja supaya Presiden Jokowi beserta Menterinya terlihat jelek, padahal dalam hal ini Presiden ingin pertumbuhan masyarakat mencapai 7%, dan pemerintah selalu melihat penyebab alasan inflasi di Indonesia.  
Kapolri Jenderal Pol. Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D menyampaikan hal-hal antara lain, kita yakin bahwa keamanan nasional sudah stabil, keamanan saling berpengaruh terhadap perekonomian yang baik, kesejahteraan meningkat maka kejahatan akan menurun.

Keamanan juga berpengaruh terhadap ekonomi, apabila negara aman maka pengusaha berjalan aman dan kesejahteraan meningkat. Kita cukup percaya keamanan karena pertumbuhan ekonomi diatas 5%, menurut study, Indonesia di prediksi menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-5 ditahun 2035.  Persaingan dunia saat ini bukan persaingan militer, akan tetapi persaingan ekonomi, dan negara yang memiliki ekonomi besar akan menguasai negara lain.

Proses demokrasi Pilkada maupun Pilpres harus kita jalani secara mulus dan damai, kunci stabilitas keamanan pemerintahan adalah berjalan dan selesai pada waktunya kemudian pemilihan kembali.

Stabilitas keamanan fokus pada masalah konflik, apalagi latar belakang kesukuan keagamaan yang bisa memecah bangsa ini. Saya meminta jajaran saya pro aktif lakukan langkah pencegahan konflik, jika masih terjadi berarti sistem monitoring tidak berjalan.

Bahwa tugas Polri adalah membantu pemerintah agar pertumbuhan ekonomi berjalan baik, salah satunya kita lakukan kegiatan mendukung pemasukan bea cukai tinggi, mencegah barang penyelundupan.
Dalam sambutanya Kapolri juga menghimbau agar mengganti sebutan tahun politik menjadi tahun pesta demokrasi, karena pesta merupakan perayaan masyarakat.

Sementara, Imam Masjid Istiqlal Jakarta Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA menyampaikan hal-hal antara lain, ada ulama yang mengatakan bahwa tanah arab tugasnya melahirkan Islam, tetapi estafet bergeser, Islam lahir di Mekah dan pindah ke Madinah, pindah lagi ke Syria, pindah lagi ke Baghdad, dan ke Turki. Dan sekarang ini kepemimpinan Islam berada di Asia Tenggara yang dalam hal ini adalah Indonesia yang merupakan bangsa Islam yang besar.

Dalam indeks, dunia Islam paling merdeka dalam menjalankan syariat Islamnya adalah Indonesia, dan seakan-akan Indonesia mampu menjadi contoh negara Islam lainnya.

Bangsa yang paling mencintai Rossululoh adalah Indonesia, karena pernah saya berkeliling negara Islam namun yang paling ramai bershalawat diantara negara Islam adalah Indonesia.

Kita patut berbangga dan bersyukur, ketika saya membaca surat kabar berbahasa arab, Indonesia dianggap suatu kebanggaan sebagai negara Islam, dan mereka menganggap Indonesia adalah pujaan mereka.

Hadirnya Indonesia menyelamatkan dunia Islam, bukan hanya menyelamatkan negara Indonesia, maka beruntunglah bagi perempuan Indonesia, jika kita bandingkan dengan negara Arab yang beraktifitas di pasar adalah kaum pria.

Bahwa kebangkitan di Indonesia bukan hanya kebangkitan Islam, tapi seluruh agama di Indonesia merupakan paling subur pertumbuhannya. Saat ini telah terjadi pembengkakan umat, dulu santri tidak berani ngomong, santri sekarang sudah masuk kelas menengah keatas, banyak santri yang hebat sekarang ini, sudah tidak ada bedanya antara abangan dengan santri dan priyayi.
Siapapun yang akan menjadi pemimpin Indonesia tidak boleh berasumsi bahwa Indonesia adalah Islam yang dulu, dan kami bersyukur di Kampus UMY ini kita melakukan diskusi, beruntung sekali mahasiswa  dapat mengikuti dialog ini.

Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa direncanakan Bandara Kulonprogo akan selesai pada tahun 2019, saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DIY yang telah berhasil membebaskan tanah tanpa adanya konflik berarti. Direncanakan pada tahun 2018 ini sebagian Pulau Jawa sudah terhubung dengan jalan yang mulus. Dalam arus mudik setiap tahun kami selalu bersinergi dengan Kepolisian, dan untuk tahun kemarin kami sangat berterima kasih kepada Kapolri karena mudik tahun kemarin berjalan lancar dan aman.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis dan pembagian doorprise kepada peserta yang hadir, serta selama kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Bahwa Dialog ini menjadi salah satu forum komunikasi pemerintah dengan masyarakat guna mempresentasikan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai di segala aspek kehidupan pada era kepemimpinan Presiden Jokowi, dan diselenggarakannya kegiatan di lingkungan kampus dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada Mahasiswa yang notabene generasi penerus bangsa agar ikut andil dalam memajukan bangsa Indonesia di era yang akan datang. Kegiatan selesai dalam keadaan aman tertib dengan pengamanan dari personil Polres Bantul dibantu oleh instansi terkait. (Humas Polres Bantul)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 09:38

0 komentar:

CB