Sarasehan Hari Jadi Ke 187 Kabupaten Bantul Tingkat Kecamatan Sanden

Posted by Humas Polresbantuldiy on 07:54

Pemerintah Kecamatan Sanden melaksanakan Sarasehan Hari Jadi Ke - 187 Kabupaten Bantul Tingkat Kecamatan Sanden di Aula Kantor Kecamatan Sanden, Jum'at (29/06/2018) jam 20.30 WIB.

Kegiatan mengambil tema "Dengan Semangat Makarya Mbangun Desa Kita Berdayakan Masyarakat Intuk Memgurnagi Kemiskinan".

Sarasehan dihadiri team monitoring sarasehan Kabupaten Bantul yang dipimpin Wakil Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Kepala Inspektorat Hermawan Setiaji, Sekdin Dispora Daeng, Camat Sanden Slamet Santoso, SIP bersama jajaran Muspika Sanden, Kepala Dinas Instansi se-Sanden, Lurah Desa dan Dukuh se-Sanden, anggota Polsek Sanden serta tokoh masyarakat.

Camat Sanden Slamet Santoso, SIP mengatakan, ada tiga hal sebagai bahan dalam kegiatan sarasehan yaitu terkait hari jadi Kabupaten Bantul, pengentasan kemiskinan dan pengembangan produk andalan setempat sebagai sesuai potensi yang ada yakni pengembangan kawasan selatan Kabupaten Bantul. Kedepan, kawasan selatan Bantul akan dijadikan halaman depan Kabupaten Bantul dan Propinsi DIY, kata Camat Sanden.

Kepala Inspektorat Pemda Bantul Hermawan Setiaji, SIP, MM berharap dengan sarasehan Hari Jadi Ke 187 Kabupaten Bantul bisa menggali nilai nilai yang telah dicontohkan para pendiri Kabupaten Bantul. Dengan tema ini sebenarnya Bantul mempunyai banyak hal yang bisa dibanggakan, salah satu contohnya masalah kreatifitas. menurut data UMKM Propinsi DIY bahwa produk kerajinan di Yogyakarta dari 100 produk dan kreatifitas  70% nya berasal dari Bantul. Bahkan tahun kemarin Bantul mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat menjadi Kabupaten yang paling kreatif di bidang Karya. Ini wujud kebanggaan warga Bantul, ujar Hermawan Setiaji.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa 187 tahun yang lalu terdapat peristiwa yang sangat penting dan menorehkan sejarah berharga bagi kita yaitu berdirinya Kabupaten Bantul. Para pendiri menyadari berbagai macam upaya dan ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Bantul telah kita lakukan.

Momentum hari jadi kita maknai sebagai kebangkitan antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa serta masyarakat untuk memperbaiki strategi metode  pembangunan dapat berjalan efektif dan efisien utamanya dalam menanggulangi kemiskinan menjadi lebih baik. Pemkab Bantul dalam RPJMD tahun 2016 - 2021 telah menetapkan kesejahteraan penanggulangan kemiskinan yang tidak pernah dianggap selesai.

Masalah kemiskinan wajid ditanggulangi bersama lintas level pemerintahan dengan bantuan semua lembaga termasuk swasta. Saat ini kita mempunyai pekerjaan rumah yang dianggap mudah yakni angka kemiskinan di Bantul mencapai 14 %. Kita akan berusaha menangani angka kemiskinan dengan efektif dan efisien. Strategi penanggulangan kemiskinan di Bantul ada dua program, pertama yaitu pengurangan kemiskinan dengan bantuan PKH, rastra, Jamkesda, beasiswa dan beberapa paket jaminan sosial yang lain untuk mengurangi beban konsumsi warga miskin. Strategi kedua meningkatkan kemandirian warga miskin melalui pemberdayaan ekonomi, pembukaan akses permodalan dan dukungan dari lembaga lain, ujar Halim.

Lebih lanjut Halim menjelaskan bahwa Pemkab Bantul tidka bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari Pemdes, maka mohon Lurah Desa untuk menempatkan penanggulangan kemiskinan dengan APBDes masing-masing. Ini menjadi komitmen kita agar angka kemiskinan 14 % bisa ditekan lebih cepat. Kita berupaya pada tahun 2021 angka kemiskinan turun menjadi 8 %, pungkas Wakil Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih. (Humas Polsek Sanden)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 07:54

0 komentar:

CB