Pengamanan Pembukaan Perayaan Warisan Budaya Takbenda DIY 2018 di Balai Desa Pleret

Posted by Humas Polresbantuldiy on 13:47

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengungkapkan serasa berada di lingkungan Kraton Pleret abad ke-17. Oleh sebab itu, Pleret dipandang tepat untuk lokasi Perayaan Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Hal itu diungkapkan Ngarsa Dalem saat pembukaan Perayaan Warisan Budaya Takbenda DIY 2018 di Balai Desa Pleret, Pleret, Bantul sekaligus penyerahan sertifikat WBTb Indonesia kepada kepada Kraton Yogyakarta, Puro Pakualaman dan Bupati Walikota se-DIY, Jumat (12/10/2018) malam.

Menurutnya suasana Pleret seakan menyerap kharisma budaya para pendahulu. Sehingga peninggalan para leluhur di masa silam dapat dirasakan dan dimanfaatkan generasi di masa kini.

Kesadaran sejarah tersebut dikatakan Ngarsa Dalem tentu saja dapat menumbuhkan inspirasi dan apresiasi terhadap hasil karya budaya bangsa masa silam.

Lebih lanjut disampaikan, dua tahun berturut-turut DIY mencatatkan diri sebagai daerah penerima sertifikat WBTb terbanyak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, yakni tahun 2017 dengan 37 sertifikat dan tahun 2018 dengan 27 sertifikat.

Namun demikian DIY diharapkan tidak berpuas diri lalu berhenti. Inventarisasi dan pengusulan WBTb harus terus dikembangkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis budaya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan DIY Budi Wibowo SH MM dalam laporannya menyebut Perayaan WBTb merupakan media sosialisasi dan edukasi terkait peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat berkaitan dengan WBTb. Diharapkan tujuan pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan WBTb dapat memberikan dampak peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Perayaan WBTb yang dilaksanakan tanggal 12 hingga 14 Oktober 2018 dimeriahkan sarasehan, jelajah desa milangkori, ziarah ke makam Sultan Agung serta raja-raja di makam Imogiri. Selain itu diselenggarakan pula pentas berbagai kesenian, di antaranya Montro dan Beksan Golek Menak.

Pleret dipilih sebagai ajang kegiatan ini karena menyimpan nilai historis sebagai salah satu cikal-bakal Kerajaan Mataran Islam.

Pada kegiatan yang bertema Golong-giling Mataram itu dihadiri GKR Hayu mewakili Kraton Yogyakarta, KPH Indro Kusumo dari Puro Pakualaman, Bupati Bantul Drs H. Suharsono, kepala OPD di lingkungan Pemda DIY dan Pemkab/Pemkot serta perangkat Kecamatan Pleret dan masyarakat setempat.

Selama acara tersebut berlangsung, anggota Polsek Pleret melaksanakan pengamanan bersama Koramil Pleret, Satpol PP, Dishub serta dibantu Linmas dan Paksi Katon. (Humas Polsek Pleret)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 13:47

0 komentar:

CB