Polres Bantul Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo Tahun 2018

Posted by Humas Polresbantuldiy on 09:58

Polres Bantul melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Progo Tahun 2018 di halaman Mapolres Bantul, Selasa (30/10/2018).

Apel dipimpin oleh Waka Polres Bantul Kompol Ahmad Nanang Wibowo SIK MH dan dihadiri oleh sejumlah Forkompinda Kabupaten Bantul, para pejabat Polres Bantul, dan diikuti oleh pasukan TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub.

Dalam apel tersebut, Waka Polres Bantul melakukan penyematan tanda pita kepada perwakilan pasukan sebagai tanda telah dimulainya Operasi Zebra Progo 2018.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs Refdiandri M.Si dalam amantanya yang dibacakan oleh Waka Polres Bantul mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2018 yang akan digelar mulai tanggal 30 Oktober s.d. 12 November 2018 di seluruh Polda.

Khusus Polda NTB dan Polda Sulteng tetap melaksanakan  Operasi Zebra namun  dengan cara bertindak simpatik, membantu pemulihan penanganan pasca bencana dan bergabung dengan satgas tanggap bencana lainnya.

Gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya,  sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Perlu diketahui bersama bahwa data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2017 adalah sebanyak 2.097 kejadian,  mengalami penurunan  sebanyak  863 kejadian atau turun 41% apabila dibandingkan dengan periode yang sebelumnya tahun 2016 sebanyak 2.960 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2017 adalah sebanyak 388 orang, mengalami penurunan sebanyak 261 orang atau turun 67% dibandingkan periode yang sebelumya dltahun 2016 sebanyak 649 orang.

Jumlah pelanggaran lalu lintas Operasi Zebra tahun 2017 sebanyak 1.069.541, sedangkan pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sebanyak 356.101, mengalami peningkatan sebanyak 713.440 atau 200% dengan jumlah tilang sebanyak 801.525 lembar dan teguran sebanyak 178.016 lembar sedangkan  tahun 2016 jumlah tilang sebanyak 228.989 dan teguran sebanyak 127.112.

Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya. Dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcarlantas.

Guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut,  perlu dilakukan berbagai  upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas, oleh sebab itu diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.

Guna mewujudkan kamseltibcar lantas yang lebih baik, menyonsong penghujung tahun 2018, Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polisi Lalu Lintas, yang dldukung oleh satuan fungsi lainnya dengan melibatkan para pemangku kepentingan, akan melaksanakan Operasi “Zebra-2018”. Operasi ini dilaksanakan juga sebagai upaya cipta kondisi Operasi Lilin tahun 2018 dalam rangka pengamanan Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019.


Pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2018 kali ini ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain:

1.     Pengemudi menggunakan handphone;

2.     Pengemudi melawan arus;

3.     Pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu;

4.     Pengemudi dl bawah umur;

5.     Pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI;

6.     Pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba / mabuk; dan

7.     Pengemudi    berkendara    melebihi    batas kecepatan yang ditentukan.

Dengan dilakukan penegakkan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan Operasi Zebra ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu:

1.     Meningkatnya  disiplin  masyarakat  dalam berlalu lintas dl jalan raya;

2.     Meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas;

3.     Menurunnya    tingkat    fatalitas    korban kecelakaan lalu lintas;

4.     Meningkatnya    kepercayaan    masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas; dan

5.     Terwujudnya situasi kamseltibcar lantas menjelang perayaan Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 1 Januari 2019.

“Demikian sambutan saya, semoga allah swt, tuhan yang maha kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk dan bimbingannya kepada kita sekalian, dalam melanjutkan tugas pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tandasnya.

Selesai apel, Waka Polres Bantul bersama tamu undangan melakukan pemeriksaan kendaraan operasi. (Humas Polres Bantul)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 09:58

0 komentar:

CB