Upacara Bendera Memperingati Hari Sumpah Pemuda Yang Ke 90 Di Lapangan Paseban

Posted by Humas Polresbantuldiy on 11:01

Personil Polsek Bantul melaksanakan pengamanan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah pemuda yang ke 90 di Lapangan Paseban Jl. Robert Wolter Mongisidi No.1 Bantul, Senin 29 Oktober 2018 pukul 08.00 WIB.

Adapun Pejabat upacara sebagai Irup Drs.H. Suharsona Bupati Bantul selaku, Danup Dihno wahyu M dari Purna Paskibraka Indonesia kab. Bantul dengan tema, Bangun pemuda, satuan Indonesia.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Bantul Drs. H. Suharsono, Dandim 0729/Bantul Letkol Inf. Yuswant, Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan, Sik. MH, Drs.Riyantono, M.Si Sekda Bantul, Perwakilan DPRD kab. Bantul, perwakilan Persit kadim 0729/ Bantul, Perwakilan Ibu Bayangkari polres Bantul, Ka OPD se-Kab. Bantul, Perwakilan Pebpabri dan Veteran Kab. Bantul, Jajaran Forkopinda kab. Bantul dan para tamu undangan.

Adapun peserta upacara yaitu Pelajar, Satpol POl PP, Pasikaton, Tagana, PHL Pemda Bantul, PNS Kodim 0729/Bantul,  ASN Polres Bantul, ASN Pemda Bantul,  Mahasiswa dan Pramuka.

Sambutan  Menteri Pemuda dan olah Raga yang di bacakan oleh irup Drs. H Suharsono Bupati Bantul, Hari ini kita memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018.

Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa, satukan Indonesia.

Hari sumpah pemuda ke-90 kali ini mengambil tema "BANGUN PEMUDA SATUKAN INDONESIA". Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik INdonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabil kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

Revolusi mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir. Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu Revolusi mental harus dapa kita jadikan sebagi pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

Pemuda-pemuda hebat Indonesia telah lahir dan mampu berkompetisi di Kancah Asia. Perhelatan Asian Games 2018, atlet-atlet muda Indonesia bersaing dengan bangsa-bangsa Asia, dan berhasil menduduki peringkat ke-4, serta di ajang Asian Para Games para atlet kita berhasil menduduki peringkat ke-5. Ini adalah sejarah baru kebangkitan olaharaga Indonesia. Serta harus dijadikan momentum untuk terus membangun optimisme pemuda Indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi diberbagai bidangnya.

Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar Pesta Demokrasi untuk memilih dan menentukan Pimpinan Nasional dan Daerah yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD Tk.I dan DPRD Tk.II. Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses Pemilihan Umum nanti, amat sangat dibutuhkan. Partisipasi aktif pemuda dalam PEMILU 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas.

Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.

Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia. (Humas Polsek Bantul)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 11:01

0 komentar:

CB