Sunanto Jadi Ketum Pemuda Muhammadiyah, Gantikan Dahnil Anzar Simanjutak

Posted by Humas Polresbantuldiy on 10:23

Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah yang diikuti 1000 peserta dari Perwakilan Se-Indonesia telah memilih Sunanto, S.H.I atau biasa disapa Cak Nanto sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (2018-2022) di Sportorium Kampus UMY dusun Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Rabu (28/11/2018).

Sunanto dengan demikian terpilih sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak yang telah habis masa jabatan. Cak Nanto meraih suara terbanyak dengan raihan 590 dari 1.196 pemilih.

Sunanto memperoleh 590 suara, mengungguli Ahmad Fanani dengan 266 suara, Ahmad Labib 292 suara, Andi Fajar Asti 0 suara, Faisal 2 suara, dan Muhammad Sukron 2 suara.

Cak Nanto kariernya dirintis mulai dari didaulat menjadi Sekretaris Pimpinan Daerah Ikatan Remaja Muhammadiyah Kabupaten Sumenep Jawa Timur mulai tahun 1997 hingga 2000.

Selamat & Sukses atas terpilihnya Sunanto, S.H.I (Cak Nanto) sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2018-2022.  Sunanto kini menjabat Wakil sekretaris Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2015 -2019).

Di luar organisasi Muhammadiyah, Cak Nanto tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Jawa Tengah (2007- 2009) dan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) (2011 - 2014).

Pada visi-misinya sebagai calon ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022, ia ingin membangun Pemuda Muhammadiyah mengingat cita-cita yang luhur Muhammadiyah, yaitu berjuang untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Menurutnya, Muhammadiyah memberi kebebasan untuk berpolitik, namun dalam kapasitas personal bukan secara institusi.

"Saya ini orang independen. Selama ini bekerja di dunia kepemiluan. Saya sudah 10 tahun. (Dan sekarang) sebagai Kornas JPPR. Dan saya tidak mau mengorbankan proses yang panjang ini dengan suatu gerakan dukung mendukung," tegas Cak Nanto.

Menurut Cak Nanto, sejatinya konsolidasi demokrasi di tahun 2019 idealnya dapat dimanfaatkan oleh Pemuda Muhammadiyah untuk melakukan konsolidasi internal. Melalui rumah politik, lanjut Cak Nanto, Muhammadiyah tentu dapat melakukan dakwah nilai di ranah kebangsaan.

Selama Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah berlangsung Tim Gabungan Polres Bantul dan Polsek Kasihan melaksanakan Pengamanan terbuka dan tertutup dipimpin langsung oleh Kapolres Bantul Akbp Sahat M Hasibuan, SH. MH sampai acara berakhir hari Kamis, 29/11/2018 pukul 02.10 wib terlaksana dalam keadaan aman dan kondusif. (Humas Polsek Kasihan)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 10:23

0 komentar:

CB