Anak yang Tenggelam di Sungai Progo, Telah Ditemukan Mengapung di Dekat Bendung Sapon

Posted by Humas Polresbantuldiy on 09:37

Upaya tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap Pamungkas, anak 9 tahun asal Gunungsaren lor, Trimurti, Srandakan yang dikabarkan tenggelam di Sungai Progo akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan mengapung di dekat Bendung Sapon, Jumat (11/1/2019) sekira pukul 15.15 WIB.

"Benar. Korban sudah diketemukan dalam keadaan meninggal dunia di dekat Bendung Sapon. Sekira pukul 15.15 WIB," tutur Kapolsek Srandakan Kompol B Muryanto, Jumat (11/1/2019).

Diketahui, pencarian tubuh korban di hari kedua ini dilakukan dengan melakukan penyisiran disepanjang tepian sungai Progo mengggunakan perahu karet.

Tim SAR gabungan juga melakukan penyelaman disekitar lokasi dan body rafting.

Diungkapkan, kronologi penemuan jasad korban berawal dari informasi yang didapatkan dari pemancing dan penambang pasir di sekitar Bendung Sapon.

"Pemancing dan penambang pasir disekitar Dam melihat ada sosok yang mengapung disebelah selatan Dam dan melaporkan ke SAR," terangnya.

Mendapatkan laporan tersebut, tim SAR kemudian segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Benar saja, tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengapung.

"Jasad korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," jelas dia.

Hasil pemeriksaan dr. Anisa dari Puskesmas Srandakan dan tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin oleh Bripka Wijonarko,  menyatakan bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diperkirakan  korban telah meninggal dunia sekitar 24 jam.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan pencarian pada hari kedua ini melibatkan kurang lebih 50 tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Yogyakarta, Pos AL Samas, DitPolair Polda DIY, BPBD Bantul, PMI Bantul, PMI Kulonprogo, SAR DIY, SAR MTA, SAR Linmas Wilayah 3 Parangtritis, SAR Linmas Wilayah 4 Pantai Baru, SAR Linmas Wilayah 5 Glagah, SAR Semesta, Code X, Bahari Rescue, Rescue 920, SAR SENA, dan sejumlah relawan dari warga sekitar.

Dengan ditemukan jasad Korban, operasi SAR gabungan dinyatakan di tutup dan unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berusia 9 tahun asal Gunungsaren Lor, Trimurti, Srandakan, atas nama Pamungkas dikabarkan tenggelam di Sungai Progo, tepatnya dekat Bendung Sapon, Srandakan, Bantul, pada Kamis (10/1/2019) sekira pukul 14.30 WIB. Petugas SAR gabungan berupaya melakukan pencarian terhadap korban. (Humas Polsek Srandakan)




Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 09:37

0 komentar:

CB