Pengamanan Giat Pengajian Penutupan Festival Barzanji Trophi PBNU X Di Parasamya Bantul

Posted by Humas Polresbantuldiy on 07:54

Personil Polsek Bantul melaksanakan pengamanan giat Pengajian dan Sholawatan dalam rangka Penutupan Festival Barzanji Trophi PBNU X di Pendopo Manggala Parasamya Bantul. Sabtu (12/1/2019).

Kegiatan dengan tema melestarikan tradisi Aswaja Memperkokoh NKRI bersama Rinjalul Ansor dan majelis Pena Kabupaten Bantul dengan penanggung jawab kegiatan Durori, S.P.d.I. M.Pd (Generasi Muda NU ‎Kab Bantul) yang di hadiri perwakilan PAC NU se - Kabupaten Bantul lebih kurang 300 orang. Sabtu (12/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, Kepala Sandi Kodim 0729/Bantul Lettu Wahana, Pengurus Pondok Pesantren Krapyak KH. Henri Sutopo, Ketua GP Ansor Bantul Irfan Halimi, S.Pd, dan Ketua Panitia Festival Barzanji Throphy PBNU X Durori, S.Pd.

Pembacaan kalam illahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya mengawali acara tersebut. dilanjutkan dengan sambutan Durori S.P.d yang mengatakan Puji syukur kepada Alllah SWT atas rahmat serta hidayah-Nya sehingga dapat berkumpul di Pendopo parasamya pemda Kabupaten Bantul.

Menurut Ketua Panitia Festival Al barzanji Durori, kegiatan ini akan selalu akan digelar dua tahun sekali, dengan tujuan memupuk generasi muda NU untuk tetap cinta kepada sholawat untuk tetap berkenan mengamalkan Amaliah Ahlussunnah Wal Jamaah yang menjadi ciri khas jam'iyah Nahdlatul Ulama.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh elemen-elemen mulai dari pimpinan wilayah pengurus wilayah, pengurus cabang serta pimpinan-pimpinan cabang NU di Kabupaten Bantul atas partisipasinya pesertanya membantu terlaksananya kegiatan festival berzanji pada tahun 2018 ini, " ungkapnya.

Atas nama Panitia Kami selalu mengajak Mari kepada generasi muda tetap berpegang teguh kepada jalan yang lurus yang telah digariskan oleh para sesepuh di dalam organisasi Nahdlatul Ulama semoga atas keistiqomahan kita mengikuti jam'iyah Nahdlatul Ulama kita dapat selamat dunia dan akhirat, " ucap Durori.

Ditemui terpisah Ketua Gerakan Pemuda Ansor Irfan Halimi, mengatakan pentingnya menjaga suasana yang kondusif aman dan tentram, semoga dengan kegiatan ini menambah iklim sejuk di Bantul.

" Kami berharap dengan upaya membumikan sholawat al barzanji ini dapat menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia, akan bisa terwujud ketika masyarakat ini masih saling menjaga persatuan diantaranya dengan media-media Amaliah yang bersama pergantian kepemimpinan dalam organisasi yang tergabung dalam generasi muda untuk ulama tidak menjadikan agenda agenda rutin yang sudah dilaksanakan ini menjadi terbengkalai, " harapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul Saya turut bersyukur atas kegiatan yang diselenggarakan oleh generasi muda Nadhlatul Ulama di kabupaten Bantul yang sangat mewarnai kehidupan keberagamaan di Kabupaten Bantul secara positif dan menggembirakan.

" Saya bangga kabupaten Bantul ini jika dilihat dari daerah lain dinilai sebagai kabupaten yang tradisi keagamaan nya itu demikian kuat dan masyarakat Bantul ini masyarakat yang religius. Artinya masyarakat yang senantiasa mengaitkan kehidupan duniawinya ini kepada Allah SWT terbukti banyaknya kegiatan kegiatan keagamaan di masyarakat Bantul banyaknya tradisi-tradisi religi yang terus berkembang di masyarakat Bantul, " tuturnya.

Dia tidak merasa heran kalau Bantul ini, seperti kabupaten yang sering kali mengadakan tasyakuran, tasyakuran ini adalah salah satu wujud dari rasa keimanan yang dimiliki oleh masyarakat artinya masyarakat menyadari bahwa kenikmatan yang diperolehnya itu berasal dari Allah SWT, Oleh karena itu generasi muda NU sebagai komponen penting di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat ini haruslah terus bisa merawat melestarikan bahkan mendayagunakan majelis majelis yang ada di masyarakat.

Lebih lanjut dia mengatakan, Generasi Muda NU di Kabupaten Bantul adalah salah satu komponen yang selama ini turut melestarikan dan mengembangkan tradisi-tradisi keagamaan itu jika tradisi-tradisi keagamaan yang baik dan positif itu dihilangkan termasuk diantaranya adalah majelis-majelis doa kepada ahli kubur jika itu dihilangkan maka yang rugi adalah kita semuanya.

Pak Halim sapaan akrabnya, mengapresiasi upaya Generasi Muda NU menyelenggarakan salah satu tradisi yang sangat baik yaitu festival Barzanji di mana pembacaan Al Barzanji sholawat al barzanji ini merupakan warisan dari Kyai dari ulama yang benar-benar akan agamanya di dalam ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah yang namanya tabarruk ngalap berkah tawassul

Saya sungguh sangat bangga dengan aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh generasi muda NU gerakan Pemuda ansor fatayat IPNU, IPPNU dan lain sebagainya. Oleh karena itu di dalam kesempatan yang berbahagia ini saya mengucapkan selamat kepada panitia festival Barzanji yang telah sukses menyelenggarakan festival Barzanji kepada seluruh peserta festival Barzanji ini baik yang menang maupun yang tidak menang menang kalah dalam festival itu tidak penting yang penting kita silaturahim yang penting kita terus menghidupkan tradisi keagamaan tradisi ahli Sunnah Wal Jamaah di Kabupaten Bantul ini, " terangnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Juara Festival BarzanjiPBNU 2018 situasi dalam keadaan aman tertib. (Humas Polsek Bantul)


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 07:54

0 komentar:

CB