Sugih Tanpo Bondho, Digdoyo Tanpo Aji, Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake

Posted by tribratanewsbantul on 11:42

Anggota Polsek Kretek dipimpin Kanit Binmas Iptu S. Zuana melaksanakan pengamanan acara Dzikir, Sholawat dan Maulid Akbar di pondok pesantren Rohmatul Umam pimpinan KH Muh. Muzamil di dusun Tegalsari, Donotirto, Kretek, Bantul. Kamis, 19/12/2019 malam.

Acara pengajian akbar bersama Agus Hadi Sujiwo (Sujiwo Tejo) tersebut digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema "Srawung Budaya dan Gandrungi Rosul".

Kegiatan tersebut dihadiri oleh mewakili Camat Kretek Kasi Kemas Suroto SE, mewakili Kapolsek Kretek Bhabinkamtibmas desa Donotirto Aiptu Dri Sukamto, mewakili Ndanramil Serka Musdiono dan ratusan jama'ah.

Kasi Kemas kecamatan Kretek Suroto SE dalam sambutannya atas nama pemerintah kecamatan Kretek mengapresiasi atas terselenggaranya pengajian ini, dan bahwa kegiatan ini merupakan bukti cinta kita kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Dan semoga bisa menjadi sarana muhasabah untuk meneladani Rasulullah SAW.

Diakhir sambutannya Kasi Kemas Suroto SE mengajak jama'ah untuk menjaga kebersihan lingkungan, diantaranya kuras bak air 3 (tiga) hari sekali, kubur barang bekas agar tidak digunakan untuk berkembangnya jentik nyamuk yang menyebarkan penyakit demam berdarah, tutupnya.

Sedangkan Sujiwo Tejo dalam ceramahnya menyampaikan Sugih tanpo bondho, digdoyo tanpo aji, Ngluruk tanpo bolo, menang tanpo ngasorake.

Sugih tanpo bondho.
Merasa kaya tanpa harta. Kita mempunyai kekayaan yang lebih berharga dari harta. Tidak perlu berkecil hati atau menjadi manusia minder dengan apa yang kita punya.

Yang penting kita tetap menjaga kekayaan yang diwariskan dalam diri kita dari lahir. Yaitu kaya hati dan pikiran.

Digdoyo tanpo aji.
Digdaya tanpa kesaktian. Dengan hati dan pikiran baik, secara tidak langsung membentuk perilaku yang baik. Dari sana orang akan menghargai dan segan dengan kita walau kita tak punya kelebihan(aji).

Ngluruk tanpo bolo. Melawan tanpa kawan. Yang dimaksud adalah melawan diri sendiri dan hawa nafsu. Karena memang untuk melawan diri sendiri tidak dibutuhkan siapa-siapa. Sebisa apapun kita dibantu kawan, tapi kalau diri kita menolak itu tidak ada artinya. Hanya kamu yang bisa melawan dirimu sendiri.

Menang tanpo ngasorake.
Menang tanpa merendahkan.Kita bisa menjadi pemenang tanpa merendahkan siapa-siapa. Karena dengan pribadi baik yang kita punya, orang yang berhadapan dengan kita sudah merasa rendah diri tanpa kita rendahkan,pungkasnya. (Humas Polsek Kretek).


Tribrata News Bantul
Tribrata News BantulUpdated: 11:42

0 komentar:

CB